10 Girlband Terbaik Sepanjang Masa

Girlband saat ini kembali mengguncang dunia seiring dengan kembalinya masa kejayaan girlband yang dibawa oleh K-Pop. Namun sebelum dunia terpesona dengan girlband saat ini yang khas wajah imut-imut dan kelincahan tari serta olah vocal mereka, girlband pendahulu mereka pun tak kalah keren. Terbukti dengan kualitas yang mengantarkan mereka menjadi girlband dengan penjualan terbaik sepanjang masa. Dengan wajah yang cantik, tubuh ramping dan seksi serta kualitas suara dan kepribadian yang down to earth, tak heran jika banyak pria yang memimpikan mereka menjadi kekasih mereka. setelah sebelumnya sudah dibahas 10 Boyband dengan Penjualan Terbaik Sepanjang Masa, kira-kira siapa saja yang berhasil masuk ke dalam daftar 10 girlband terbaik sepanjang masa? Yuk, simak selengkapnya.

10The Pussy Cat Dolls

pussycat-dolls

Miauw! Di posisi ke sepuluh ada The Pussy Cat Dolls, girlband yang digawangi oleh Nicole Scheizinger dan kawan-kawan ini berasal dari Los Angeles, Amerika Serikat. Popularitasnya mulai menanjak ke seluruh dunia seiring dengan debut album mereka, PCD. Lagu-lagu yang terkenal dari mereka antara lain “Don’t Cha”, “Stickwitu” dan “Buttons”. Menjual lebih dari 50 juta album di seluruh dunia, mereka berhasil masuk ke jajaran girlband dengan penjualan terbaik sepanjang masa. Namun sayangnya, kesuksesan mereka terganjal oleh konflik internal yang menyebabkan bubarnya The Pussy Cat Dolls. Pada tahun 2009 mereka mengumumkan pembubaran mereka secara resmi.

9Sister With Voice

swv

Sister With Voice atau lebih dikenal dengan SWV adalah girlband asal Amerika yang dibentuk pada tahun 1990. Bermula sebagai kelompok menyanyi untuk gereja dan lagu-lagu kerohanian. Kebolehan mereka dilirik oleh industry musik saat itu hingga akhirnya mereka mengluarkan hit single yang berjudul “Weak”, “I’m So Into You” dan “You’re the One”. Kelompok ini sempat berpisah pada tahun 1998 dan bersatu kembali pada 2005.

8Morning Musume

morninng-musume

Adalah sekelompok gadis asal Jepang yang mulai karir mereka sebagai girlband pada tahun 1997. Mereka dikenal dengan lagu-lagu upbeat yang dikombinasikan dengan gerakan tari. Anggotanya sebagian besar adalah remaja usia 20an pada saat itu. Untuk menjaga citra mereka, mereka akan mengubah personel mereka yang beanjak tua dengan sebutan “telah lulus”. Dianggap sebagai salah satu girlband paling sukses sepanjang masa dengan berhasilnya mereka menjual 18 juta album di Jepang saja. Wow! Kini, mereka tengah mencoba perutungan mereka untuk pasar Amerika, Eropa dan berbagai belahan Asia.

7En Vogue

en-vogue

Awal dibentuk di Oakland, California. Mereka membawa pulang total tujuh piala MTV Video Music Awards, lima Soul Train Awards, enam American Music Awards dan tujuh nominasi Grammy. Lagu mereka yang menjadi hits antara lain “Don’t Let Go”, “Free Your Mind” dan “Whattamen”. En Vogue menjadi girlband dengan penghargaan terbanyak. Baru-baru ini tersiar kabar bahwa mereka akan kembali bersatu, namun karena konflik internal akhirnya proyek mereka harus ditangguhkan.

6The Supremes

supremes

Mulanya dikenal sebagai The Primettes. Berhasil mencetak 12 hit single di US Billboard Hot 100, mereka dianggap sebagai salah satu girlband paling sukses di Amerika hingga saat ni. Anggotanya Diana, Maria dan Florence dianggap tak kalah populer jika dibandungkan dengan The Beatles. Selama bertahun-tahun, kelompok ini telah mengalami banyak perubahan karena kesibukan mereka sering bentrok dengan kesibukan personel mereka yang bersolo karir. Kelompok ini pun harus berakhir pada tahun 1977 setelah sukses menjalani 18 tahun karir mereka. Beberapa hit single mereka antara lain “Stop in the Name of Love”, “Baby Love” dan “Where Did Our Love Go”.

5The Speed

speed

Selain Morning Musume, J-Pop kembali masuk jajaran girlband paling sukses dengan salah satu andalan mereka, The Speed. Mereka terdiri dari mahasiswa di Okinawa Actors School. Kesuksesan mereka mulai melejit sejak debut pada tahun 1996. Berhasil menjual lebih dari 20 juta album dalam rentang waktu tiga tahun delapan bulan. Sempat diperkirakan akan menjadi girlband paling sukses di Asia namu  sayangnya mereka dibubarkan pada tahun 2000 untuk mengejar karir solo mereka. Tahun 2012 lalu merupakan tahun yang istimewa bagi penggemar Speed yang mengumumkan rencana reuni mereka.

4Bananarama

bananarama

Yuk kilas balik ke girlband tahun 80-an. Trio Karen Woodward, Sarah Dalin dan Siobhan Fhaey ini dikenal dengan lagu-lagu upbeat mereka yang harmonis saat mereka bernyanyi secara serempak.  Mereka bahkan dikenal memiliki paling banyak lagu yang berhasil memasuki chart-chart music di seluruh dunia versi Guiness Book of World Record. Lagu-lagunya yang dikenal antara lain “Venus”, “Cruel Summer”, dan “I Heard The Rumor”. Girlband ini menjadi ikon pop pada tahun 80-an. Sayangnya, salah satu anggota mereka, Fahey, meninggalkan kelompok ini karena konflik internal dan digantikan dengan oleh Jacqui O Sullivan untuk tiga tahun.

3TLC

tlc

Tiga gadis bersuara merdu ini mendominasi musik-musik Amerika di awal tahun 90-an dengan penampilan keren dan memukau mereka. Terdiri dari Tione “T-Boz”, Lisa “Lefteye” Lopez, dan Rozonda “Chilli”, menjadi TLC. Untuk jangka waktu 1992-2003, mereka mampu mencetak 10 top single, 4 single nomor satu, 4 album multi-platinum dan 4 Grammy Awards. Lagu-lagu mereka dikenal karena sangat nyata dan jujur, antara lain “Waterfalls”, “No Scrubs”, “Creep” dan “Unpretty”. Seperti kelompok lain, TLC juga mengalami beberapa konflik internal terutama pada perbedaan ide kreatifa dan tuntutan perusahaan rekaman mereka. Penggemarnya pun haru bersedih karena salah satu personel mereka Lisa Lefteye Lopez meninggal pada tahun 2003 akibat kecelakaan mobil.

2Destiny’s Child

Destiny-s-Child

Dibentuk pada tahun 1990 dengan 4 personel yakni Beyonce Knowles, Kelly Rowland, LaTravala Robinson dan LeToya Luckett, girlband ini justru menikmati kesuksesan mereka menjelang akhir karir mereka. Mereka menandatangani kontrak untuk Columbia Records sebagai Destiny’s Child setelah sebelumnya nama mereka adalah Girl Tyme dan berhasil mencetak beberapa hit singe seperti “Bills Bills Bills”, “Bug a Boo” dan “Say My Name”. konflik internal mereka pun tak terhindarkan dan harus berakibat keluarnya dua personel merea, LaTrravia dan LeToya. Pencarian pengganti mereka untuk video klip “Say My Name” membuahkan Michelle Williams dan Farrah Franklin yang beberapa bulan kemudian Farah pun harus keluar dan mereka menjadi trio. Kabar baiknya, aura mereka sebagai trio justru semakin terlihat menuju keberuntungan. Mereka menikmati kesuksesan dan mendominasi kancah music dunia untuk lagu-lagu mereka seperti “Independent Women”, “Bootylicious”, “survivor”, “Loose My Breath” dan “Cater 2 U”. Kabarnya, mereka akan memulai runi dan mengeluarkan album comeback di tahun 2014 ini. Kita tunggu saja, ya.

1Spice Girl

Spice-Girls

Girl Power! Siapa tak kenal mereka? Kekuatan lima gadis pekerja keras dan ambisius yang bersatu untuk satu tujuan akan memiliki kekuatan yang luar biasa. Sebut saja Melanie B, Melanie C, Victoria Adam, Geri Halliwel dan Emma Bunton, meskipun kini mereka telah resmi bubar namun semua personelnya masih saja memiliki pengaruh yang besar di dunia entertainment. Berasal dari Inggris dan dibentuk pada tahun 1994. Debut album mereka “Spice” dirilis oleh Virgin Records pada tahun 1996 dan menghasilkan single fenomenal “Wannabe”, “Say You’ll be There”, “2 Become 1”, “Mama” dan “Who Do You Think You Are”. Mereka tampil hamper di setiap majalah musik. Masing-masing personel memiliki julukan khusus, seperti Posh Spice (Victoria Adam Bechkam), Scary (Melanie B), Sporty (Melanie C), Ginger (Geri Halliwell dan Baby (Emma Bunton). Mereka juga sukses mendukung banyak produk dari produk camera, lollipop, minuman ringan hingga deodorant. Tak perlu ditanya soal penghargaan, mereka memang juaranya. Juga untuk penjualan album. Tak ayal jika mereka menjadi girlband paling berpengaruh di dunia hingga saat ini.

Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0Share on Google+0Pin on Pinterest0
Disclaimer : gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami di halaman ini